Minggu, 28 Agustus 2011

Kata "Maaf" dan Implementasinya

Selamat petang pembaca, ngabuburit di detik-detik terakhir bulan puasa, gimana kabar semua? Sudah terlalu lama nggak pernah posting. Sudah lama gak bisa blogwalking di tempat kalian, sudah lama nggak pernah bales komen, sudah banyak kesalahan yang saya buat.

Ngomongin kesalahan, kesalahan itu mungkin wajar dilakukan setiap manusia, karena memang manusia tempatnya salah. Nah, sekarang yang paling penting bagaimana kita memperbaiki kesalahan itu dan bagaimana cara mengatasi perasaan bersalah yang seringkali kita alami ketika otak kita benar-benar “ngeh”, “ngeh” disini dalam artian sadar atau waras.

Yang paling pertama dan utama yang kita ucapkan adalah kata “Maaf”. Kata maaf memang pas dilakukan di saat-saat seperti ini, momentum idul fitri memang pas untuk kita saling bermaaf-maafan. Tapi perlu ditekankan, bermaaf-maafan tidak hanya dilakukan dalam momentum idul fitri seperti ini, harusnya setiap saat kita selayaknya meminta maaf. Tapi, jangan terlalu sering juga, karena jika terlalu sering kata maaf yang kita ucapkan serasa hanya angin lalu jika tidak dilakukan bersama perubahan-perubahan yang signifikan dari diri kita, perbaiki diri dari yang buruk jadi baik, dari yang baik jadi lebih baik lagi.

Terlalu banyak prolog, oke saya disini ingin mengucapkan beberapa permintaan maaf, karena saya sadar saya tidak pernah lepas dari kesalahan tutur kata, perbuatan yang saya sengaja maupun tidak. Wah formal sekali kelihatannya, ya begini saja yang pertama saya minta maaf kepada:

·         Tuhan Yang Maha Esa—Allah SWT.

Ya Allah saya meminta maaf karena saya belum bisa menjadi hambamu yang taat, yang selalu menadah tangan atas semua rizki yang kau anugerahkan, saya lebih sering untuk foya-foya menikmati masa muda ya Allah, saya tidak penah tahu berapa lama saya bisa bernafas, berapa lama saya bisa tetap membuka mata, berapa lama saya bisa tersenyum lebar diatas tanah yang fana ini. Saya tahu, saya tidak pantas berada di surgamu ya Allah, sudah menggunung dosa-dosa yang saya lakukan selama ini, sudah banyak sekali perbuatan-perbuatan yang Engkau larang tapi tetap kulakukan. Ya Allah, engkau adalah Tuhanku yang maha memberi ampun, maafkanlah saya.

·         Orang tua dan keluarga saya.

Orang tua dan keluarga saya adalah mereka yang paling dekat dengan saya, mereka adalah tempat saya membagi duka dan suka, tempat dimana saya berbagi tentang apapun, tempat disaat saya down, tempat disaat saya bangkit dan berkarya. Mereka adalah pendorong dan penyemangat dalam hidup saya, tetapi jika relasi yang dekat antar manusia itu akan menambah intensitas melakukan salah antar satu dengan yang lain. Oleh karena itu, di kesempatan kali ini saya ingin meminta maaf kepada mereka, karena saya sulit mengungkapkan kata-kata jika berbicara secara langsung lebih afdol jika saya menulisnya, cara yang aneh mungkin, tapi sudahlah yang kita liat adalah esensi dari minta maaf itu sendiri.

·         Sahabat terdekat.

Yang ketiga, tempat kedua setelah saya banyak membagi kisah manis dan pahit di setiap hasta kehidupan saya. Sahabat. Mereka adalah orang-orang yang paling sering hadir di kehidupan saya setelah keluarga dan paling sering melakukan kesalahan antar satu dengan yang lain. Mungkin karena kami sama-sama ababil dan masih mempunyai ego yang sama-sama besar. Nah, karena itu saya ingin mengucapkan kata maaf yang sebesar-besarnya, “Maafkan aku teman, mungkin ini adalah wadah yang tempat untuk kita sama-sama introspeksi diri, perbaiki yang keliru, lebih perbaiki yang sudah baik”.

·         Sahabat blogger semua.

Ya, blogger adalah wadah dimana kita saling share tentang apapun: cinta, kehidupan, duka, dkk. Dan sesering itu pula kita saling memberikan impresi, mungkin secara tidak langsung feedback yang kita berikan itu dianggap salah, mungkin menyakitkan, nah kita sebagai manusia pun kadang tidak menyadari kata-kata yang kita lontarkan itu menyakiti hati. Mungkin ini, saat dan tempat yang pas untuk kita saling bermaafan, saya pribadi dari hati yang paling dalam ingin meminta maaf kepada kalian semua, mungkin ada kata-kata dari mulut saya yang dengan sengaja maupun tidak menyakitkan, membuat sakit hati, saya mohon maaf. Saya hanya ingin berbagi dan memberikan pendapat. Dan mungkin, kesalahan terbesar saya adalah tidak konsisten menulis dan tidak tanggung jawan dengan blog saya yang terbengkalai beberapa waktu ini. Bukankah blogger yang baik adalah konsisten menulis walaupun 3 hari sekali? Tapi saya tidak, saya juga tidak menyalahkan keadaan. Tapi memang modem saya lagi ngadat dan kalau pakai handphone, provider saya lagi mbandel pula kalo digunakan berselancar di blogsphere. Saya minta maaf karena kesalahan-kesalahan diatas. Maaf bahasa saya terlalu formal.

·         Orang-orang lain.

Saya ingin meminta maaf kepada orang-orang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, mungkin dari diri saya ada yang membuat kalian semua sakit hati, mohon dimaafkan, beginilah adanya saya, tapi saya senantiasa berubah jadi yang lebih baik kok. Jadi maafkan kesalahan-kesalahan saya yang sudah-sudah ya, Terima kasih.

Mungkin cukup ini dulu teman-teman, saya tidak bisa banyak berbicara, saya hanya mau meminta maaf dengan tulus, jika kalian tidak bisa memaafkan terserah, tapi bukankah lebih baik memaafkan sebesar apapun kesalahan yang dilakukan seseorang? Karena dengan memaafkan kita bisa melepas dendam dari hati yang membuat radang, yaitu dengki.

Yang terakhir, saya ingin mengucapkan, SELAMAT MENANTI HARI KEMENANGAN, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. J
“Insya Allah tahun ini kita menang!”­­—korbang iklan.

10 komentar:

  1. Nice post seems soo real.. :')
    Btw, mohon maaf lahir batin yah dek^

    BalasHapus
  2. nice gan...
    mohon maaf lahir batin dari Deathorbus.blogspot.com

    hehehe

    BalasHapus
  3. huahua tumben tulisan lu bener :p #eh
    btw on the subway ??
    Mohon maap lahir batin yah :) sebentar lagi lebaran nih, gue belum punya baju baru .. hiksss

    BalasHapus
  4. @mbak eiz: iya mbaak eiz :D btw aku masih punya utang ngepost resensi lisey's story lo mbak haha :D

    @bang fathan: oke gan :D mohon maaf lahir dan batin balik

    @bang dian: mohon maaf lahir dan batin juga bang, oh belum punya baju baru ya? nah gue belum punya pacar baru -,-

    BalasHapus
  5. minta maaf? ke Cirebon dulu dooong wkwkwkminta maaf? ke Cirebon dulu dooong wkwkwk

    BalasHapus
  6. wahaha mas rizki saya mohon maaf lahir bathin ya mas :)

    BalasHapus
  7. Insyaallah, Allah SWT bersamamu. Amin.
    Takbir! Allahu Akbar!

    BalasHapus
  8. sip..sip! Ha..hap..happ..happy LEBARAN! :D

    BalasHapus

Silakan tulis komentar, saran, dan kritik di kolom bawah ini: