Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2011

Refrain: Saat Cinta Selalu Pulang

Halo pembaca, H+1 lebaran, gimana lebarannya, pasti banyak uang, hehe. Oh ya di postingan kali ini saya ingin memberikan sesuatu yang beda, sebenarnya bukan berbeda hanya saya kembali ke dalam jalur, sastra. Ya, kali ini saya ingin meresensi sebuah novel. Novel apik dari Mbak Winna Efendi.

Pertama kali saya melihat novel ini di sebuah toko buku besar di Surabaya, [Gramedia Expo Surabaya] saya sontak terpikat dengan kover novel ini, cover putih polos dengan sebuah surat berwarna biru yang bertuliskan “Refrain”. Novel yang berkutat dengan masa remaja ini cocok bagi kalian-kalian novelovers remaja atau yang berjiwa remaja, novel ini menyuguhkan intrik-intrik empuk dan menarik yang berkutat dengan masalah sepele remaja masa kini dengan tema utama cinta dan persahabatan, lebih spesifiknya saya bisa menyimpulkan, “Antara persahabatan dan atau cinta?”

Sabtu, 06 Agustus 2011

Nightfall: The Element Location

Selamat malam pembaca, malam yang syahdu di bulang ramadhan ini, terdengar sautan ayat-ayat Al-Qur’an di sana-sini, membuat tangan ini tidak capek buat nulis. Oh ya pembaca, boleh sedikit berbagi nggak pembaca, saya udah mulai merambah dunia novel nih, dulu yang cuman cerpen, cermin, cerbung dan puisi sekarang udah mulai nyoba buat novel nih dan yang membuat acara buat novel ini seru yaitu bareng sama RAT. (baca= Saya Kembali Lagi dengan Abadi)
Tapi, topic of the night bukan itu. Saya mau ngeresensi novel. Udah lama banget nggak ngeresensi novel. Novel kali ini memang agak sedikit beda sama novel-novel sebelumnya yang saya resensi, yah genrenya berbeda. Fantasi. Novel ini saya temuin pas lagi ngubek-ngubek rak novel fiksi di perpustakaan sekolah berikut ada ulasan kejadiannya,

A sebagai Mbak A—Mbak Agustina—librarian.
R sebagai saya Andaka Rizki Pramadya.

R: Pagi mbak A!
(Mbak A noleh dan langsung sumringah)
A: Pagi juga, tumben pagi-pagi udah kesini Ka?
R: Iya nih, dapet tugas BI, disuruh cari novel.
A: Oh, tuh masih banyak yang nungguin kamu baca.
(Ngubek-ngubek rak novel fiksi sambil melingkarkan jari membentuk huruf O)
A: Mbak A, Nightfall-nya dipinjem ya?
R: Engga deh kayaknya Ka, tuh-tuh (nunjuk ke arah rak nomor 2)
A: Oh ya mbak, maaf Sindrome Silinder!
R: Apa’an lagi itu Sindrome Silinder? Mau pinjem Nightfall lagi?
A: Bahasa baru mbak A, haha iya buat tugas Bu Hariani—guru Bahasa Indonesia.
R: Siip, kembaliin minggu depan jangan telat lagi.
A: Oke.

Rabu, 29 Juni 2011

Konser: Simfoni Kehidupan yang Berliku

Hai pembaca, hari yang cerah bukan? Kali ini mau ngobrolin tentang novel yang seru lagi. Novel bercover abu-abu dan bergambar grand piano hitam ini novel terbitan Gramedia tahun 2009. Mungkin lagi-lagi pembaca bertanya, “Kenapa sih, bahas novel-novel lama? Dan juga gak terkenal pula!” Saya akan jawab, pertanyaan para pembaca. Mengapa bahas novel lama, bukannya suka bahas novel lama, mungkin lebih karena novel ini bagus untuk diperbincangkan dan mengapa sukanya bahas novel-novel yang kurang terkenal, bukankah novel-novel seperti ini jarang dibaca orang dan kebanyakan orang tak tahu betapa bagus isi dari novel tersebut. Toh novel-novel dengan embel-embel, “best-seller” belum tentu sebagus novel-novel “tersembunyi” seperti novel yang satu ini. Novel ini berjudul, KONSER. Singkat padat jelas. Konser, membuat saya tertarik waktu pertama kali melihat novel ini terpampang di rak buku di perpustakaan depan rumah.Novel karya Meiliana K. Tansri ini menarik perhatian saya karena tema utama novel ini adalah musik, biola khususnya. Tetapi tak hanya itu di dalam novel ini juga tersaji intrik cinta yang panas. Bagaimana ulasan lengkapnya, yuk kita bahas sama-sama.

Sabtu, 25 Juni 2011

Yang Liu: Perempuan Tetaplah Perempuan!

Membaca novel-novel seukuran Andrea Hirata memang sudah menjadi suatu keharusan bagi novellovers seperti saya, tetapi membaca novel seukuran mereka-mereka melulu tentu akan menimbulkan rasa bosan. Mengapa tidak mencoba membaca novel-novel yang tingkatannya lebih rendah di bawah Andrea Hirata dkk? Maaf, bukannya mau membanding-bandingkan atau apa? Hanya ingin lebih membagi informasi tentang novel-novel bermutu yang kurang mendapat sedikit keburuntungan.

Yang Liu, novel terbitan Bentang ini memang tak setenar novel Ketika Cinta Bertasbih atau novel Dalam Mighrab Cinta milik Kang Habib (Habiburrahman El Zirazy), tetapi isinya mungkin bisa disetarakan dengan novel-novel keluaran Kang Habib. Novel yang ditulis oleh wanita bernama Lan Fang ini memang sudah keluar agak lama, tahun 2006, tetapi saya jamin anda tidak akan bosan kembali mengulas tentang novel ini.